Seminar Internasional Inisiasi Wakaf Tunai
Yogyakarta, FAI TERKINI – 14 November 2019 Prodi Perbankan Syariah FAI Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Internasional pertamanya yang bertempatkan di Gedung Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. “Developing Islamic Social Finance in Digital Banking Era” merupakan tema yang diusung dalam seminar internasional ini dengan mengundang 4 pemateri yaitu Assoc. Prof. Dr. Salina Hj. Kassim (IIUM, Malaysia), Dr. Sutan Emir Hidayat, SP. MBA (Director of Islamic Financial Education and Research, KNKS), Prof. Mahfud Sholihin, M.Acc.,Ph.D (Chairperson of the Indonesian Association of Islamic Economist, IAEI DPW DIY), dan Dr. Riduwan, S.E., M.Ag (Dosen Prodi Perbankan Syariah FAI UAD).
Sambutan Dekan FAI, Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag dan Wakil Rektor IV Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Drs. Sarbiran, M.Ed., Ph. D mengawali pembukaan acara Semiar Internasional sekaligus penandatanganan MOU antara KNKS dengan Universitas Ahmad Dahlan dan Jurnal Ihtifaz Universitas Ahmad Dahlan dengan IAEI. “… dengan adanya seminar ini diharapkan betul – betul menginisiasi dan mampu membuka wawasannya agar insyaAllah UAD mampu memiliki bank sendiri, karena bank itu boleh dimiliki oleh swasta tidak hanya dimiliki dan dikendalikan oleh pemerintah” harapan yang disampaikan oleh Warek IV Universitas Ahmad Dahlan dalam sambutannya.
Dalam acara seminar Internasional ini, Assoc. Prof. Dr. Salina Hj. Kassim dari IIUM Malaysia menyampaikan materi tentang Fintech and Islamic Social Finance Innovative Ways to Improve Finnancial Inclusion. Pembicara kedua, Dr. Sutan Emir Hidayat, SP. MBA (Director of Islamic Financial Education and Research, KNKS) menyampaikan materinya terkait The Role of KNKS in Developing Islamic Social Finance in Indonesia. Pembicara ketiga, Prof. Mahfud Sholihin, M.Acc.,Ph.D (Chairperson of the Indonesian Association of Islamic Economist, IAEI DPW DIY) menyampaikan materi terkait dengan Accounting for Islamic Social Finance: Case of Indoneisa. Dan Pembicara terakhir yaitu Dr. Riduwan, S.E., M.Ag (Dosen Prodi Perbankan Syariah FAI UAD) menyampaikan materinya terkait dengab Cash Waqf Solutions for Community Economic Problems.
Antusias dan semangat peserta dalam mengikuti acara ini begitu luar biasa dengan disuguhkan oleh 4 materi sekaligus dengan topik yang berbeda – beda dari setiap pematerinya mampu menciptakan sebuah forum diskusi singkat antara peserta dan pemateri. Yang menarik dalam acara seminar internasional kali ini adalah inisiasi pencetusan Waqaf Tunai UAD yang mana dana waqaf tunai tersebut dimulai dari kesukarelaan peserta seminar baik itu dari mahasiswa, tamu undangan, dan juga pemateri sendiri, dana tersebut akan menjadi dana cikal bakal dari pembentukan Waqaf Tunai UAD. Dengan adanya inisiasi tersebut, diharapkan kedepannya Prodi Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan mampu menjadi prodi pertama yang mampu mengelola dana waqaf tunai baik dari mahasiswa, karyawan, dosen, dll dari Universitas Ahmad Dahlan sendiri.


Yogyakarta,
Diskusi panel yang menjadi salah satu sesi utama dalam review kurikulum, menjadi wadah bagi para dosen PAI UAD untuk mengungkapkan kegelisahan maupun ketidaktahuannya terkait pengembangan kurikulum selama ini. Harapannya, acara serupa dapat menjadi agenda seluruh Prodi di lingkungan Fakultas Agama Islam agar setiap Prodi mampu mengarahkan pembuatan dan pengembangan kurikulumnya sesuai dengan yang diharapkan oleh Universitas Ahmad Dahlan. (nik)
Kegiatan-kegiatan positif seperti inilah yang terus didorong oleh pihak Fakultas, agar menjadi budaya baik yang mengakar kuat di semua prodi yang berada di FAI. (nik)

Yogyakarta, FAI TERKINI – Program Studi S1 Perbankan Syariah (PBS) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (FAI UAD) bekerjasama dengan Pusat Koperasi Syariah (PUSKPSYAH) DIY dan BMT BIF melakukan kegiatan baksos pipanisasi air bersih sebagai bentuk laku cendekiawan, pada hari Ahad tanggal 6 Oktober 2019 yang bertepatan dengan 5 Shafar 1441 H.
Yogyakarta, FAI TERKINI – Fakultas Agama Islam (FAI) yang merupakan fakultas visi di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan kembali mewarnai gerakan dakwah kaderisasi berbasis kampus dengan menggelar acara tahunan berupa Training of Trainer (ToT) melalui Prodi PAI pada hari Sabtu (5/10/2019). Program rutin tersebut kali ini diselenggarakan di Desa Wisata Pulesari Sleman dengan agenda utama berupa pelatihan kepemimpinan sekaligus penguasaan pengondisian massa untuk kegiatan dakwah dan kaderisasi bagi generasi muda Muhammadiyah. Melalui 47 mahasiswa terbaik angkatan 2018 dan 2017 yang lolos seleksi, Fakultas Agama Islam menitipkan amanah kaderisasinya dan mendukung penuh terselenggaranya rangkaian acara yang terstruktur demi mengupayakan terlahirnya sejumlah trainer unggulan yang siap menghadapi gelaran agenda kaderisasi yang jauh lebih krusial, yakni pelaksanaan acara Orientasi Nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan (ORNAMI) tahunan bagi mahasiswa baru PAI UAD periode 2019/2020.
Yogyakarta, 
Keesokan harinya, pada Minggu (06/10/2019) kegiatan dibuka dengan kegiatan senam pagi yang dimulai pada pukul 05.30 WIB. Acara dilanjutkan dengan kegiatan outbond yang kali ini didampingi oleh Tim Semoet. Acara outbond selanjutnya didampingi oleh tim dari Desa Wisata Pulesari yang diramaikan dengan berbagai permainan, seperti jembatan goyang, hujan buatan, jaring laba-laba, susur sungai, dan lain sebagainya. Semua peserta TOT mengikuti jalannya kegiatan dengan antusias dan gembira. Pukul 13.00 acara Training of Trainer ditutup oleh Kaprodi Perbankan Syariah, Bapak Dwi Santosa Pambudi S.E.I.,M.E.I. dan peserta kembali ke kampus pada pukul 15.00 WIB. Melalui terlaksananya acara rutin tahunan ini, Prodi PBS berharap agar sosok-sosok calon trainer dapat lebih mengedepankan rasa percaya diri di setiap event lanjutan yang akan diselenggarakan oleh Prodi maupun fakultas.