Mahasiswa ILHA Jadi Peserta International Culture Exchange
Syarifatimah, Mahasiswa UAD Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Agama Islam angkatan 2017, saat ini tengah mengikuti program pertukaran budaya di Tokyo, Jepang. Hal ini menjadi prestasi selanjutnya dari Syarifatimah setelah sebelumnya mengukir beberapa prestasi akademik dan non-akademik, yakni juara III lomba pidato Bahasa Inggris tingkat Fakultas, serta menjadi Dance Coach International di negeri dua benua yakni Istanbul Turki pada bulan februari 2019. Selain itu, di bulan Mei 2019 lalu ia berperan aktif mengikuti World Muslim Conference (WMC) di Malaysia. Selain menjadi delegates WMC, Syarifatimah juga menjadi Youth Muslim Peace Ambassador atas karya ilmiahnya berjudul “Language” (Language in Religion Faculty) yang bersanding dengan delegasi negara Malaysia, Gambia, Syria, dan Yaman.

Saat ini, Syarifatimah tengah berada di Tokyo dalam program pertukaran budaya yang di selenggarakan di Institute for World Politics and Economy Tokyo, Jepang. Program ini mempunyai tujuan untuk lebih mengenalkan budaya Jepang kepada penduduk internasional terutama dalam bidang persebaran Islam di Tokyo. Dalam kegiatannya, ia bersama delegasi lain mempelajari tentang dunia Islam di Jepang. Khususnya di Tokyo. Sebagai negara yang notabene penduduknya non-muslim, Islam menjadi topik yang sangat menarik untuk di teliti dalam persebaran dan eksistensinya di Jepang.
Acara yang diselenggarakan dari tanggal 1-4 Oktober 2019 tersebut, berisi berbagai kegiatan salah satunya adalah mengunjungi Komunitas Islamic Circle of Japan yang ada di Tokyo dan berdiskusi dengan Imam yang ada di Mesjid tersebut. Selain itu, para delegasi juga berkesempatan bertemu dengan para penganut agama Islam yang tinggal disana, baik itu pendatang maupun orang Jepang itu sendiri sebagai materi dari pertukaran budaya tersebut.
Selain itu Syarifatimah juga mempresentasikan sebuah makalah tentang Islam di Indonesia yang berjudul Multikulturalisme Islam di Indonesia. Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan pandangan baru terhadap dunia Islam dalam kaidah dunia Internasional.

Kontributor: Syarifatimah

Yogyakarta, FAI TERKINI – Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan kembali menggelar kuliah umum pada hari Rabu (2/10/2019) di Aula Islamic Center Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Kuliah umum yang dihadiri oleh sejumlah 232 mahasiswa baru angkatan 2019 tersebut menghadirkan narasumber utama berupa seorang Pakar Ekonom Islam, yakni Dr. Muhamad, M.Ag. dan juga Dr. Riduwan, M.Ag yang merupakan dosen senior Prodi Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan. Kuliah umum kali ini bertajuk Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Syariah yang berkualitas di Era Disrupsi. Tema tersebut sengaja dihadirkan sebagai langkah preventif sekaligus solutif dari Prodi PBS UAD untuk menghantarkan segenap sivitas akademikanya dalam menghadapi kondisi unpredictable yang menjadi karakteristik utama bagi perubahan zaman di era disrupsi saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan, yakni Dr.Nur Kholis, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan mengenai pentingnya kesigapan dalam menindaklanjuti secara serius perkembangan Prodi Perbankan syariah yang terus menerus bertumbuh pesat dari waktu ke waktu, sebagai salah satu indikator upaya pengarusutamaan nilai-nilai Islam berkemajuan di lingkungan FAI UAS. Acara kuliah umum yang sarat akan nuansa akademik tersebut juga diwarnai dengan aktivitas hiburan melalui pembagian doorprize berupa buku-buku best seller karya Dr. Muhamad, M.Ag kepada sejumlah mahasiswa dengan pertanyaan terbaik hasil penilaian panitia. //(niksal)
Yogyakarta, PAI HARI INI – Dalam rangka menyemarakan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, Pemkab Kulon Progo menggelar Karnaval Budaya Semarak Merdeka Kulon Progo (KBSMKP) 2019, dengan lokasi display di Alun-alun Wates, tepatnya di depan pintu masuk rumah dinas Bupati Kulon Progo.
but meriah oleh warga masyarakat Kulon Progo. Karnaval kali ini terdiri dari 40 peserta, dan tim mahasiswa PAI UAD Kampus 6 memperoleh giliran untuk tampil di urutan ke tujuh. Kegiatan karnaval ini berjutuan untuk mengenalkan Budaya Kulon Progo ke seluruh Indonesia, dan khususnya di Kulon Progo sendiri. Oleh karena itu, kehadiran segenap mahasiswa PAI UAD Kampus 6 Wates memberi warna baru yang juga membawa kearifan lokal melalui nilai-nilai budaya seorang akademisi. Sukses selalu, PAIWA dan PAIJO. 

























