Penyetaraan Mata Kuliah Kurikulum KKNI 2017
Untuk mendapatkan matakuliah Tafsir Hadis silahkan download disini.
Untuk mendapatkan matakuliah Tafsir Hadis silahkan download disini.
PAI-WATES,- Bulan ramadhan adalah bulan dengan seribu keberkahan, banyaknya aktifitas tidak menghalangi untuk kita tidak berpuasa. Hadirnya bulan ramadhan menjadi kebahagiaan sendiri bagi umat islam, salah satu hikmah dari datangnya bulan ramadhan adalah sebagai upaya menumbuhkan solidaritas umat. Banyak sekali organisasi-organisasi mengadakan kegiatan untuk memeriahkan bulan ini.
HMPS PAI UAD 2017 menga
dakan Safari Ramadhan bersama keluarga mahasiswa PAI. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2017 hingga 5 Juni 2017 dengan mengusung tema “ Ramadhan Berkah Ramadhan Ceria JJ” bertempat di sembilan Masjid yang ada di Kulonprogo.
Sasaran dari kegiatan tersebut adalah anak-anak TPA di Masjid tujuan safari. Materi yang disampaikan adalah materi keagamaan, ice breaking, BCM (Belajar, Cerita, Menyanyi), dan quis dibuntuti dengan doorprize. Tujuan dari Safari Ramadhan HMPS PAI adalah untuk menumbuhkan rasa solidaritas uamat seagama, menjalin dan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat dawah Mahasiswa sebagai calon pendidik, memperkenalkan dan menumbuhkan rasa cinta Islam kepada santriwan santriwati TPA wilayah Ku
lonprogo.
28 Mei 2017, HMPS PAI melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan pertama kali di Masjid Nurussalam Dusun Kagok Desa Srikayangan Sentolo Kulonprogo . Safari dimulai sekitar pukul 16.30 dan berakhir waktu maghrib yang dilanjutkan dengan buka bersama anak TPA dan Rismas Masjid Nurussalam.
Jumlah santri yang mengikuti safari kali ini sekitar 25-30 anak. Alhamdulillah santri sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan. Anak-anak mampu dengan cepat menerima materi yang kami sampaikan. Bukan hana itu, tema ramadhan ceria sangat terasa bagi anakanak. (Aan&Siddiq)
PAI-UAD- Sabtu, (06/05/2017) Prodi Pendidikan Agama Islam UAD mengadakan Kuliah umum bagi seluruh mahasiswa PAI. Kegiatan yang digelar di Auditorium Kampus 1 ini mengusung tema “Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam di Era Masyarakat Ekonomi Asean” dengan pembicara Prof. Dr. Sutrisno, M. Ag. yang merupakan Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sunan Kalijaga.
“Tema ini diangkat dengan tujuan untuk mempersiapkan mahasiswa-mahasiwa PAI-UAD dalam menghadapi MEA, sehingga kelak mahasiswa-mahasiswa PAI ini dapat menjadi guru-guru yang siap untuk menghadapi MEA dan terus mengembangkan pendidikan sehingga dapat mewujudkan pendidikan yang lebih baik.” Ungkap Zamzuri Umar selaku ketua prodi PAI-UAD dalam sambutannya.
Dalam kuliah umum kali ini mahasiswa PAI sangat dimotivasi agar kelak tidak sekedar menjadi guru biasa saja, guru PAI harus memiliki kemampuan lebih dibanding guru-guru lainnya. “PAI memiliki peran yang sangat penting bagi pendidikan di Indonesia terlebih tantangan pendidikan ke depan akan lebih berat di tengah terjadinya MEA sekarang ini, oleh karena itu PAI memiiliki tanggung jawab besar terhadap moral dan akhlaq anak bangsa. Untuk menanamkan nilai-nilai moral dan akhlaq tersebut maka guru PAI haruslah menjadi guru yang tidak biasa-biasa saja, guru PAI harus menguasai 3 kompetensi yaitu canggih berkomunikasi, menguasai IT dan cakap berbahasa. Di samping itu, guru PAI harus memiliki bakat lainnya agar dapat menjadi guru yang inspiratif” ungkap Sutrisno.
Dengan dilaksanakannya kuliah umum ini keluarga besar PAI-UAD berharap agar PAI-UAD menjadi salah salah satu program studi yang akan melahirkan guru-guru masa depan yang berkompeten yang dapat mengikuti perkembangan zaman dan berpengaruh besar bagi kemajuan bangsa. (Atika)
Menulis adalah sebuah kegiatan yang sangat sedikit digemari oleh kalangan Mahasiswa. Padahal jika kita teliti lagi lebih jauh, menulis ternyata dapat mengurangi stres. Namun banyak pula yang tidak suka menulis , karena alasannya tidak tahu apa yang akan ditulis. Padahal, sebenarnya jika ingin bisa menulis, rumusnya adalah mau menulis tanpa ragu dengan apa yang kita tulis
Hal ini sesuai dengan yang dilakukan oleh Mahasiswa yang satu ini, yang merupakan Mahasiswa semester empat. Hobinya adalah menulis apa saja yang bisa menjadi objek tulisannya, dan kabarnya dia akan meluncurkan buku pertamanya dengan judul “ kumpulan kultum dan Pidato.”
Pasalnya, kemarin ketika ada tawaran untuk menulis, dan akan diseleksi maka jika lulus, penulis akan berhak mendapatkan buku hasil karyanya dengan gratis. Dengan iseng iseng, dia mengirimkan tulisannya tersebut. Setelah mengalami seleksi, dari sekitar 30 penulis yang mengirim naskah, ternyata naskahnya dinyatakan diterima, dan akan segera diterbitkan.
Dia sangat suka menulis, baik di buku maupun sosial media. Apabila mengalami sesuatu maka biasanya dia akan menuliskan masalahnya tersebut dalam bentuk tulisan dan motivasi.
Kabarnya, waktu dekat ini dia juga baru saja mengirimkan empat naskah ke penerbit yang dimiliki oleh Muhammadiyah.
“ saya berharap, suatu hari nanti saya akan menjadi seorang sastrawan dan penulis. Walaupun program studi yang saya ambil adalah tafsir hadis, tetapi penelitian hadis saya kan bisa saya jadikan tulisann saya, hitung hitung agar bisa menjadi bermanfaat.”
Tiga Mahasiswa Tafsir Hadis Ikuti Privat Bahasa Asing, dan bermimpi akan mendirikan sekolah dengan nama Happiness School. Bahasa adalah jendela dunia, begitulah pepatah pepatah indah mengatakan, dan barangsiapa yang ingin melihat dunia dan mengelilinginya maka hendaklah ia belajar dan menguasai banyak bahasa. Hal inilah yang membuat tiga Mahasiswa Tafsir hadis ini semangat untuk mengikuti Les Bahasa asing, yaitu Inggris dan Prancis. Mereka melakukan les dalam seminggu ada dua kali pertemuan, dengan guru atau tentor yang berasal dari Lembaga Ilmu Bahasa Asing ( LIBA) Yogyakarta. Biasanya les yang mereka adakan dilaksanakan di tempat saudari zahro, hanya saja terkadang mereka juga mengadakan belajar out door.
Pertemuan, biasanya akan di awali dengan tadarus Al qur’an 10 hingga 15 ayat dalam satu kali pertemuan, dan dilanjutkan dengan kultum bergilir dari tiga Mahasiswa tersebut. Kegiatan belahar biasanya dilaksanakan dalam durasi waktu satu sampai dua jam, yang biasanya di mulai ketika selesai shalat ashar hingga mask waktu maghrib.
Hal ini tentu menjadi sangat menarik, Mahasiswa yang seharusnya berkutat dengan ilmu ilmu yang berbau arab, kini malah mepelajari bahasa asing.” kami di kampus hampir setiap hari bertemu dengan bahasa arab, walupun kami sadar bahwa kami tidak bisa berbahasa arab, namun setidaknya ada bahasa lain yang kami kuasai walaupun pasif, karena sudah berbulan bulan kami mencari mentor bahasa arab, belum juga bertemu. ” , ungkap salah seorang dari mereka.
Lebih jauh daripada itu, ternyata mereka bukan hanya ingin meguasai bahasa asing saja, tetapi mereka bahkan sudah memiliki mimpi akan mebuat sebuah yayasan dan sekolah utuk anak yang tidak mampu dan itu gratis, dengan nama happiness school. Sebagai langkah awal untuk mewujudkan mimpi itu, mereka memulainya dengan basos sederhana yang pertama kali dilakukan.
“kami ingin sekolah kami yang sederhana ini bermanfaat dan penuh barokah, maka dari itu kami ingin menggali segala hal agar kebarokaha di dalam sekolah ini senantiasa mengalir dan bermanfaat, kami akan membuat sebuah yayasan dan sekolah untuk anak anak yang kurang mampu, ” tutur Anita, salah satu dari mereka. Harapannya semoga mimpi itu segera terwujud dan kebarakahan Allah senantiasa menyertai langkah mereka.
Himpunan Mahasiswa Program Study Tafsir Hadis( HMPS TH ) adakan Program Kerja( Proker) latihan badminton setiap minggu pagi. Kesehatan merupakan sebuah kebutuhan pokok bagi tiap tiap individu. Bagaimana tidak, karena dengan kesehatan segala aktivitas akan sangat mudah untuk di jalankan, dan untuk melakukan ibdah pun sangat dibutuhkan ketahanan fisik yang kuat.
Kesehatan tidak akan dapat terbeli, karena memang tidak ada yang menjualnya, hanya saja, ada berbagi macam cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh, salah satunya ialah olahraga. Olahraga adalah cara yang paling efektif dalam meningkatkan kesehatan tubuh, karena kita memang diminta untuk terus beraktivitas agar tubuh kita mudah loyo.
Himpunan Mahasiswa Program Studi Tafsir Hadis ( HMPS TH) , khususnya yang memiliki program yaitu bidang Sumberdaya Mahasiswa, mengadakan olahraga sekaligus latihan badminton yang diadakan setiap hari minggu pagi. Kegiatan ini, hanya di khusus kan bagi Mahasiswa Tafsir Hadis dulu, karen memang cakupnnya hanya sekitar prodi saja.” Biasanya, yang hadir tidak lebih dari 15 orang, dan kami meminta kepada yang datang untuk membayar uang 5.000 rupiah. ” , kata ketua bidang Sumber daya Mahasiswa.
Harapannya kedepan, semakin banyak Mahasiswa yang sadar akan pentingnya olaharaga tersebut, dan lebih khususnya kesehatan itu sendiri. Dan semoga kedepannya acara ini bisa berjalan lebih baik lagi, lebih efektif dan lebih meriah, itu adalah harapan dari bidang sdm itu sendiri.
PAI UAD – Perguruan Tinggi selayaknya menjadi tempat yang ideal untuk mengembangkan pemikiran para mahasiswa untuk bersama membangun sebuah masyarakat yang madani, Tri Darma Perguruan Tinggi harus di junjung tinggi untuk menciptakan generasi yang unggul guna membangun masyarakat, salah satu yang harus diperhatikan disini adalah pengabdian masyarakat, terkadang sebagian mahasiswa sulit untuk melakukannya, dikarenakan banyak faktor yang menjadikan mahasiswa engan melakukan hal itu.
Senin,(17/04/2017) Mahasiswa PAI UAD yang dibawahi oleh HMPS PAI melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di desa Sanggrahan Pemukti Giwangan Umbulharjo, kegiatan yang berbentuk pembinaan TPA serta ibu-ibu untuk belajar membaca Al-Qur’an bekerja sama dengan PC IMM Djazman Al Kindi ini mendapat respon yang sangat baik oleh masyarakat, masyarakat sekitar yang notabane nya adalah pekerja kemudian lingkungan yang kurang mendukung untuk melakukan kegiatan belajar agama membuat masyarakat sangat berterimakasih sekali dengan kegiatan ini, Ibu Wati selaku penggagas dan pengelola Masjid At Taqwa mengatakan sangat berterimakasih dengan kegiatan yang dilakukan oleh HMPS PAI dan PC IMM Djazman Alkindi, beliau sangat senang sekali karena ada yang peduli membantu para masyarakat untuk belajar, terutama belajar tentang membaca alquran.
“Alhamdulilah, ada Mahasiswa yang mempunyai jiwa kepedulian yang tinggi, terimakasih sekali, saya sangat sulit sekali mencari Ustad dan Ustadzah untuk mengajari anak-anak disini serta ibu-ibu untuk belajar membaca Al-Quran, dan alhamdulilah kalian datang,” imbuhnya.
Disamping itu rencana yang akan dilanjutkan setelah kondisi dari TPA ini stabil adalah membuat sekolah informal, hal ini seperti yang telah disampaikan oleh saudara tomo dari PC IMM Djasman Alkindi.
Kegiatan ini awalnya digagas oleh PC IMM Djazman Alkindi, yang dimotori oleh saudara Tomo, namun karena kesibukan dari pengurus PC IMM Djazman Alkindi maka Ustad dan Ustadzah nya yang mengajar berkurang, kemudian memang dari HMPS PAI mempunyai program kerja “Bina Desa” maka kami masuk untuk membantu sekaligus merealisasikan program kerja, serta menjadi pembelajaran untuk mahasiswa PAI bahwasannya belajar dan terjun dimasyarakat tidaklah mudah perlu pembelajaran serta pengalaman yang banyak dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat. (Anshori)
Prodi PAI Fa
kultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah (FTDI) mengadakan peninjauan kurikulum yang mengacu pada KKNI dan AIK. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Januari 2016 di Kampus I dengan mengundang Dr. Suwadi, M.Ag., M.Pd sebagai pembicara dan diikuti oleh Dosen PAI dan FTDI. Dalam Sambutannya, Dekan FTDI, Drs. Pardjiman , M.Ag menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum ini adalah salah satu bentuk perbaikan dan peningkatan mutu lulusan PAI ke depannya. Sehingga kurikulum merupakan jantung dalam pendikan. Ditambahkan oleh Dra. Sri Tutur Martaningsih selaku Dewan Pertimbangan Akademik (DPA) Universitas bahwa Workshop kurikulum yang mengacu pada KKNI ini bisa mengetahui dan merumuskan profil lulusan PAI seperti apa. Selain itu juga untuk menjawab pertanyaan kompetensi lulusan PAI seperti apa?
Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Dr. Suwadi M.A., M.Pd bahwa kurikulum yang mengacu pada KKNI nanti akan terbagi menjadi 9 Level. Akademik pada posisi level 6. Selanjutnya dengan adanya tantangan global, sektor pendidikan juga diharapkan berbenah. Sajana Strata 1 (Sarjana) PAI akan mencapai tingkatan pendidik. Sementara Sarjana Profesi (SP) adalah pendidik yan profesional dengan kompetensi yang memadai. diharapkan dengan pembenahan kuikulum leanin outcomes PAI bisa mempunyai kompetensi dan mampu menghadapi dan memecahkan persoalan dimasyarakat .
Mengawali Tahun 2016, Prodi PAI fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah mengadakan kegiatan Studium General dengan Tema ‘Sukses Bersama PAI’ dengan pemateri Dr. Khoiruddin Bashori, M.Si. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 januari 2016 di Auditorium kampus I . Kegiatan ini semakin semarak karena adanya studi banding / kunjungan mahasiswa Prodi PAI dari Universitas Muhammadiyah Palembang. Dalam pemaparannya, Dr. Khoiruddin Bashori,M.Si memberikan pengantar yang menarik, bahwa ada perubahan kondisi masyarakat yang bersifat simbolik menjadi fungsional. seseorang yang punya kompetensi akan lebih dihargai. Selain itu masyarakat modern juga ‘Haus akan nilai spiritual’. Hal ini menjadi tantangan dan peluang bagi lulusan PAI. Prodi PAI harus Bisa memunculkan output yang kompeten. adanya kebutuhan dan kondisi masyarakat yang seperti ini maka PAI punya peran besar yaitu dengan memberikan solusi yang sejuk, dan konkret dengan didasari nilai -nilai spiritualitas yang tinggi. selain itu Prodi PAI juga harus bisa membentuk Karakter kuat dan kompetensi yang handal. dari kondisi yang demikian PAI punya peluang yang luas untuk karirnya. Dari guru agama, Dosen, penerjemah buku, konsultan pendidikan bahkan Trainer kepribadian. Untuk itu, Prodi PAI diharapkan punya materi yang berbeda dengan didukung tempat eksplorasi peluang karir sehingga lulusan PAI akan menjadi output yang punya karakter kuat dan kompetensi yang cakap.
Prodi PAI (Pendidikan Agama Islam) Fakultas Tarbiyah dan Dirasah Islamiyah dalam rangka membekali kompetensi mahasiswa melakukan kegiatan OUTBOND dan Tadabur Alam di wilayah Turgo Merapi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 29 Nopember 2015. Didampingi oleh Kaprodi PAI dan Dosen berjumlah 6 orang, kegiatan ini alhamdulillah berjalan sukses. Selain tujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengeratkan antar mahasiswa yang berjumlah hampir 140 mahasiswa.
Dalam sambutannya, Kaprodi PAI, Drs. Zamzuri Umar, M.Pd menyampaikan apresiasi terhadap acara ini. semoga kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa baru bahwa Prodi PAI merupakan prodi yang mempunyai tanggung jawab yang besar untuk memunculkan pendidik agama Islam yang berkarakter. sehingga mahasiswa diharapkan tidak berkecil hati dan mempunyai semangat yang tinggi dalam mewujudkan tujuan tersebut. Kedepan dengan kompetensi yang tinggi maka lulusan PAI diharapkan bisa bermanfaat di lingkungan sekitar, nasional atau bahkan internasional.

Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : fai[at]uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960
