PAI Raih Best Scientific Article
Yogyakarta, FAI TERKINI – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerjasama dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Pelatihan Mahasiswa Kader Bangsa (PMKB) Tingkat Nasional, Jum’at – Selasa (28 s.d. 31 Desember 2019) di Kampus Utama (IV) UAD. Pelatihan diikuti dari 67 Mahasiswa dari 15 Perguran Muhammadiyah dan Aisyiyah serta 1 perguruan swasta di Yogyakarta, yakni diantaranya UM Yogyakarta , UNISA Yogyakarta, UAD, UMJ, UHAMKA, UNIMUS, UM Tanggerang, UM Tasikmalaya, Akper Muhammadiyah Cirebon, UM Metro Lampung, UM Sidoarjo, UM Surabaya, UM Ponorogo, UM Sukabumi, UM Kudus, dan IST Akprind Yogyakarta. Kegiatan ini terselenggara dengan kegiatan meliputi Seminar Nasional Mahasiswa Kader Bangsa, Pelatihan Mahasiswa Kader Bangsa, Focus Group Discussion, Mini Workshop Paper, dan Presentasi Makalah. Dalam kegiatan ini setiap peserta diwajibkan membuat artikel ilmiah antara 4- 6 halaman dengan tema yang berkaitan dengan materi seperti pendidikan berkemajuan, analisis diagnosis politik, sosial, ekonomi, dan budaya, indikator kesejahteraan, Visi Indonesia masa depan, serta nasionalisme dan globalisasi. 
Artikel Ilmiah tersebut disusun oleh peserta nantinya akan diterbitkan pada prosiding nasional. Selain itu pihak penyelenggara memberikan penghargaan kepada peserta diantaranya artikel terbaik dan presenter terbaik. Pada event tersebut Mahasiswa PAI semester 5 yakni Ely Novianti berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut dan berhasil memperoleh penghargaan Best Scientific Article “Membangun Budaya Sekolah Inklusi dalam Perspektif Neurosains”.
“Bagi Mahasiswa khususnya Pendidikan Agama Islam, jadilah Mahasiswa Produktif dengan memanfaatkan peluang sesuai passion dirimu dan berkarya serta manfaatkan masa-masa kuliahmu dengan sebaik-baiknya, Man Jadda Wajada” ungkap Ely.

Sabtu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, para peserta TOT sudah berkumpuldi depan Masjid Islamic Center UAD bersiap untuk berangkat menuju Desa Wisata Pulesari. Pada pukul 07.30 para peserta berangkat menggunakan bus. Sekitar pukul 09.00 para peserta TOT tiba di Desa Wisata Pulesari. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Pembacaan Al-Quran sendiri dilantunkan oleh salah satu peserta TOT. Setelah pembacaan Al-Quran, ada sambutan sekaligus pembukaan acara dari dekan FAI UAD yaitu Dr.H.Nur Kholis M.Ag,. Acara yang pertama yakni materi yang disampaikan oleh Bapak Hendra Darmawan yang membahas tentang Perkaderan ala Rasulullah SAW. Acara berikutnya adalah ISHOMA dilanjutkan materi kedua yang disampaikan oleh Bapak Gatot Sugiharto dengan tema “To Be A Great Trainer” pada materi ini kita dituntun untuk menganalisis apa saja yang harus dimiliki trainer hebat. Dan materi terakhir disampaikan oleh Bapak Ananto Asworo dengan tema “Manajemen Teori dan Praktik”.
Yogyakarta,
MUMTASH dilaksanakan selama dua hari, diawali dengan opening ceremony pada hari Sabtu, pukul 20.00 dan disambung dengan lomba pada hari ahad 15 Desember 2019. Dan pada tanggal 23 November telah dilaksanakan grand launching MUMTASH, mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Prospek Tantangan Sarjana Hadis Masa Kini” dengan pembicara Prof. Dr. Nawir Yuslem, M.A, dan Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Nur Kholis, M.Ag. sebagai upaya menyongsong kegiatan akbar dari Himpunan Mahasiwa Program Studi Ilmu Hadis UAD.
Opening Ceremony MUMTASH dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Nur Kholis, M.Ag dan Perwakilan dari dosen Ilmu hadis. Dalam sambutannya dekan menyampaikan rasa bangga pada jajaran panitia yang telah berupaya keras untuk bisa mengadakan kegiatan yang cukup memberikan dampak positif pada prodi, dan harapan kegiatan mumtash setiap tahun bisa lebih baik lagi, “Mumtash ke tiga lebih baik dari mumtash kedua, mumtash keempat lebih baik dari mumtash ketiga, dan mumtash yang akan datang harus lebih baik dari mumtash sekarang” ucapnya saat menyampaikan sambutan.
Yogyakarta,
antusias mendukung para fakultasnya. Jelas, hampir seluruh KBM Fakultas Agama Islam (FAI) ikut terjun membersamai, mendukung tim futsal yang di delegasikan. Dan dukungan yang luar biasa itu pula membuahkan hasil yang luar biasa, tim delegasi FAI pun meraih piala kejuaraan. Piala juara 1 diraih dengan sangat memuaskan. Dan kejuaraan ini menjadi buah manis untuk Fakultas Agama Islam serta seluruh KBM FAI. Besar harapan dari official agar bakat ini tidak hanya berhenti sampai disini, namun adanya regenerasi penerus yang akan mengharumkan nama fakultas serta bakat-bakat yang luar biasa dari para KBM FAI. Bahkan tidak hanya futsal, namun berbagai lomba menjadi bakat yang meningkat dan menjadi kontribusi berharga untuk FAI itu sendiri “Yang pastinya bangga, apa yang kita perjuangkan sangat mendapat hasil yang memuaskan untuk mengharumkan nama fakultas tercinta” tutur Ardin selaku official futsal.

Yogyakarta, 

Yogyakarta,
Yogyakarta,
Yogyakarta, 