Rancang Internasionalisasi Akademik Bersama Al Quds University, UAD Beberkan Rencana Program Strategis
FAI News – Setelah penandatanganan MoU antara Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Al Quds University pada 12/01/2026, sesi diskusi lanjutan berlangsung intens dan penuh gagasan strategis. Para pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah (PTMA) yang hadir—termasuk pejabat UAD dari berbagai fakultas—berpartisipasi aktif dalam menggali peluang kolaborasi internasional.
Dalam sesi tersebut, Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, Ph.D menyampaikan pandangan penting mengenai tawaran Al Quds University agar Muhammadiyah membuka kantor resmi di Al Quds. Menurutnya, usulan tersebut merupakan langkah paling realistis untuk memperkuat internasionalisasi PTMA.
“Pembukaan kantor Muhammadiyah di Al Quds adalah langkah strategis dan realistis. Ini akan menjadi pintu besar bagi UAD dan PTMA lainnya untuk menjalankan program internasional, bahkan dapat dikombinasikan dengan rangkaian ibadah umroh,” ujar Sayuti.
Ia menekankan bahwa model kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional, PLP, dan pengabdian masyarakat berpotensi besar mendapat dukungan orang tua mahasiswa bila dipadukan dengan aktivitas religius.
FAI dan beberapa fakultas UAD Pertahankan Program Internasional
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UAD, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I, yang sebelumnya telah mengawal sejumlah program internasional yang sukses diselenggarakan oleh fakultasnya. Kehadiran Dr. Arif menjadi simbol konsistensi FAI dalam mendukung arah internasionalisasi kampus.
FAI UAD dikenal sebagai salah satu fakultas yang cukup aktif melaksanakan program luar negeri. Pada tahun-tahun sebelumnya, FAI berhasil menjalankan beberapa agenda internasional, antara lain KKN Internasional di Madinah dan PLP Internasional di Mekkah. Dua program tersebut bekerja sama dengan FKIP UAD serta mendapat sambutan positif dari mahasiswa dan orang tua. Kehadiran Dekan FAI dalam forum diskusi dengan Al Quds University memperkuat sinyal bahwa UAD bermaksud meneruskan dan memperluas program internasional serupa di masa depan.
Kolaborasi Jangka Pendek: Mulai dari Program Daring
Selain gagasan jangka panjang, diskusi juga menelurkan beberapa bentuk kolaborasi yang dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat, antara lain:
– Kuliah tamu (visiting lecture) secara daring,
– Joint research dan publikasi bersama,
– Webinar atau konferensi internasional,
– Pertukaran akademik berbasis online.
Program-program ini dinilai sebagai langkah awal yang paling memungkinkan sebelum berlanjut pada implementasi kegiatan tatap muka berskala besar.
Arah Baru Internasionalisasi PTMA
Diskusi mendalam antara UAD, PTMA, dan Al Quds University ini menegaskan bahwa agenda kunjungan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum strategis untuk merumuskan arah baru internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah. Dengan dukungan PP Muhammadiyah, pengalaman FAI UAD dalam menjalankan program internasional, serta jaringan baru bersama Al Quds University, UAD memiliki peluang besar memperluas kontribusi globalnya di dunia pendidikan dan kemanusiaan.
UAD berkomitmen menindaklanjuti peluang ini melalui penyusunan roadmap dan koordinasi lanjutan bersama Al Quds University serta PTMA lainnya. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan memperkuat peran global Muhammadiyah dalam ranah internasional. (Ar)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!