FAI UAD dan FISIPOL UNTIDAR Perkuat Kolaborasi Internasional, Rancang Program Bersama untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
Magelang – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penguatan kolaborasi lintas disiplin. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi Dekan FAI UAD, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I, ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Tidar (UNTIDAR), Magelang, pada 24 Juni 2026.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat FISIPOL UNTIDAR tersebut disambut langsung oleh Dekan FISIPOL UNTIDAR, Dr. Sri Mulyani, M.Si., didampingi Ketua Program Studi Administrasi Negara, Fadlurrahman, M.P.A., serta Koordinator Bidang Kerja Sama, Reza Noormansyah, M.A. Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif dengan semangat membangun kemitraan strategis yang berorientasi pada penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.
Penguatan Kolaborasi Internasional Menjadi Agenda Strategis
Dalam pertemuan tersebut, kedua fakultas saling memaparkan perkembangan institusi, capaian akademik, serta arah pengembangan masing-masing fakultas. Diskusi juga menyoroti berbagai peluang kolaborasi yang telah berjalan maupun yang akan dikembangkan pada masa mendatang.
Salah satu bentuk kerja sama yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Visiting Professor yang telah sukses diselenggarakan pada Februari 2026. Program tersebut dinilai menjadi langkah awal yang efektif dalam memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan di tingkat global.
Selain itu, kedua institusi juga melakukan koordinasi akhir menjelang penyelenggaraan International Conference yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026. Forum ilmiah internasional tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara dalam mendiskusikan isu-isu strategis yang berkembang di tingkat global.
Kolaborasi Lintas Disiplin Menjadi Kebutuhan Perguruan Tinggi Masa Kini
Dalam diskusi strategis tersebut, kedua dekan menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak lagi dapat berkembang secara optimal apabila bekerja secara sektoral. Tantangan global yang semakin kompleks menuntut hadirnya kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk menghasilkan solusi yang lebih komprehensif.
Dekan FAI UAD, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I., menyampaikan bahwa akselerasi institusi pada era transformasi digital dan globalisasi harus dibangun melalui jejaring akademik yang kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat bergerak sangat cepat. Karena itu, pendekatan interdisipliner, multidisipliner, hingga transdisipliner menjadi sebuah keniscayaan. Perguruan tinggi harus mampu berkolaborasi melampaui batas-batas keilmuan agar dapat menghasilkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dekan FISIPOL UNTIDAR, Dr. Sri Mulyani, M.Si., menekankan bahwa sinergi antarbidang ilmu akan memperkaya perspektif akademik sekaligus meningkatkan daya saing institusi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi global.
Penandatanganan MoU dan MoA Tandai Babak Baru Kerja Sama
Momentum penting dalam pertemuan tersebut adalah pelaksanaan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Agama Islam UAD dan FISIPOL UNTIDAR.
Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut menjadi tonggak baru yang menandai semakin eratnya hubungan kelembagaan kedua fakultas dalam mengembangkan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua institusi berkomitmen memperluas berbagai program kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga menghasilkan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Rancang Program Bersama: Buku Ajar, Publikasi Internasional, dan Riset Kolaboratif
Selain memperkuat pelaksanaan Visiting Professor dan International Conference, kedua fakultas juga menyusun sejumlah agenda strategis yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.
Program-program tersebut meliputi penyusunan buku ajar bersama, joint publication pada jurnal bereputasi internasional, serta pengembangan riset kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai perspektif keilmuan.
Topik-topik yang menjadi fokus kerja sama mencakup:
– Administrasi dan Kebijakan Publik;
– Kajian Keagamaan dan Studi Islam;
– Hubungan Internasional, khususnya kawasan Timur Tengah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas sekaligus memperkuat posisi kedua institusi dalam jejaring akademik internasional.
Komitmen Bersama Menuju Perguruan Tinggi Berdaya Saing Global
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi strategis antarperguruan tinggi merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia di tengah persaingan global.
FAI UAD dan FISIPOL UNTIDAR sepakat bahwa sinergi lintas disiplin, penguatan jejaring internasional, serta pengembangan program akademik bersama akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan inovasi, memperluas dampak keilmuan, serta melahirkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.
Melalui kerja sama yang semakin erat ini, kedua fakultas optimistis dapat menghadirkan berbagai program internasional yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

