Dosen dan Mahasiswa FAI Selenggarakan Workshop Mendeley
Yogyakarta, FAI TERKINI – Hari Sabtu, 08 Agustus 2020, bertempat di ruang sidang FAI UAD, kampus 4 lantai 6, dilaksanakan kegiatan workshop penggunaan Mendeley untuk manajemen referensi pada artikel ilmiah. Acara tersebut dihadiri setidaknya oleh 20 dosen yang berada di lingkungan FAI dan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan aturan pemerintah. Pemateri dalam workshop tersebut merupakan seorang Advisor Mendeley yang juga seorang dosen program studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Materi yang diiajarkan dalam kegiatan workshop tersebut diantaranya Creating a Mendeley account and installing Mendeley Desktop dan Adding, editing and organizing references using Mendeley. Acara workshop seperti ini tentunya sangat bermanfaat dan direncanakan akan diadakan secara rutin di kemudian hari baik untuk dosen maupun mahasiswa.

Yogyakarta, FAI TERKINI –
Selamat dan sukses kepada Tim PKM-K Moringga Cofee.
Yogyakarta, FAI TERKINI –
Pada kesempatan tersebut, Yusuf mempresentasikan seputar detail teknis pelaksanaan PLP 2 berbasis daring yang berbeda dengan PLP tahun-tahun sebelumnya. Acara tersebut dihadiri oleh 177 mahasiswa PAI semester 6 peserta PLP 2 tahun akademik 2019/2020. Dalam acara tersebut terdapat banyak pertanyaan-pertanyaan dari para mahasiswa seputar pelaksanaan PLP 2 daring yang merupakan hal baru bagi mereka. Perlu diketahui, bahwasanya PLP 2 merupakan program lanjutan dari PLP 1 yang telah diselenggarakan tahun sebelumnya. Pelaksanaan PLP 2 di tengah pandemi kali ini menjadi sangat berbeda lantaran berbasis online. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk mengikuti kegiatan pembekalan ini hingga usai. Dipandu oleh Yazida Ichsan, M.Pd. selaku moderator, acara berjalan dengan santai dipenuhi canda tawa.
Yogyakarta, FAI TERKINI – 


Pada seleksi ini disediakan coach atau pelatih dari UAD yakni, Bapak Sugeng, Ibu Intan, Bapak Danang dan Bapak Caraka. “Saya merasa bangga dan sangat bersyukur karena di masa pandemi bisa mengukir prestasi. Saya juga takjub karena selama perjalanan perlombaan perdebatan baru kali ini mendapatkan pelatih sebelum terjun ke meja debat. Untuk semua pihak yang telah membantu banyak hal saya ucapkan terimakasih. Pesan saya untuk seluruh rekan PAI UAD, jangan menjadikan masa pandemi ini sebagai alasan untuk vakum dari berbagai kegiatan dan perlombaan. Akan tetapi, manfaatkanlah ketersediaan kesempatan dan masa ini sebagai ajang untuk menciptakan prestasi-prestasi yang gemilang. Hiduplah dengan segudang prestasi agar disegani dan ditakuti lawan, serta jadikanlah prestasi sebagai alat untuk menuangkan kreasi diri, jangan ragu mari kita lanjutkan perjuangan”, ujar Ratna. 
Pada Milad yang bersejarah ini, Muhammadiyah mengumandangkan semangat “mencerdaskan kehidupan bangsa, mencerahkan semesta” sebagaimana dalam Milad tahun Masehi 18 November 2019, maupun semangat “beri solusi untuk negeri” sebagaimana Tanwir ke-3 yang baru berlalu. Keduanya satu napas, bagaimana Muhammadiyah menjadi kekuatan “tangan di atas” (yadul ulya) dan bukan “tangan di bawah” (yadus sufla). Dengan kata lain harus menjadi Muhammadiyah Berkemajuan yang selalu mencerdaskan, mencerahkan, dan memberi kepada siapapun. Melalui MCCC, Aisyiyah, Amal Usaha, dan semua komponen Persyarikatan saat ini Muhammadiyah benar-benar membuktikan dirinya sebagai Gerakan Islam Berkemajuan yang memiliki kekuatan untuk memberi, peduli, dan berbagi terhadap kepentingan umat manusia. Hal itu merupakan panggilan Ilahi, mengikuti jejak Nabi, serta meneruskan jejak awal KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah untuk membumikan Al-Quran Surat Ali Imran 104 dan 110, Al-Ma’un, Al-Ashr, Surat Iqra, dan pemikiran Islam Berkemajuan.
Bagaimana langkah strategis dan praktis dalam menjalankan Kampus Merdeka di era New Reality? Untuk menjawab pertanyaan tersebut program studi Magister Pendidikan Agama Islam kemudian mengadakan kegiatan webinar yang bertajuk “Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Tinggi: Kampus Merdeka di era New Reality (Momentum Integrasi Keilmuan dan Keterampilan Abad 21”. Kegiatan yang terlaksana pada hari Selasa, 28 Juli 2020 tersebut diikuti oleh lebih dari 100 orang peserta. Narasumber yang dihadirkan merupakan para ahli dan praktisi dalam bidang pendidikan yaitu Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag., selaku Guru Besar di UIN Sunan Kalijaga, dan Dr. Suyadi, M.Pd.I. selaku ketua program studi MPAI. Dimoderatori oleh Bapak Arif Rahman, M.Pd.I. yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan FAI, acara tersebut berlangsung begitu interaktif. Berbagai pertanyaan menarik mengenai kondisi kampus-kampus yang saat ini juga terkena imbas menggunakan sistem full daring dalam pembelajarannya.
Yogyakarta, FAI TERKINI – 