ILHA Sambut Tamu Pejabat dari KUIS Malaysia
Yogyakarta, FAI TERKINI – Sebanyak 24 orang dari Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS) Malaysia melakukan kunjungan ke Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kunjungan jajaran Rektorat KUIS Malaysia diterima langsung oleh Dr Nur Kholis MAg (Dekan FAI-IAD) di Islamic Center UAD, Ringroad Selatan, Bantul, Jumat (21/02/2020) sore.

Dr Nur Kholis MAg mengatakan, kunjungan ini sebagai rangkaian kegiatan akademik, diadakan International Conference on Contempory Issues in Alquran and Hadist – Thiqah 2020 di Hotel Ibis Malioboro, Sabtu (22/02/2020). Dalam forum tersebut akan hadir pembicara Dr Rosni Wazir (Timbalan Dekan – Akademik dan Penyelidikan Fakulti Pengajian Peradaban Islam – KUIS), Dr Muhammad Syukri bin Abdul Rahman (Timbalan Rektor Mahasiswa dan Alumni -KUIS) dan dirinya selaku Dekan FAI-UAD. “Forum ini akan dibuka Rektor UAD, Dr Muchlas MT,” ujarnya.
Sedangkan Dr Muhammad Farid Ravi Abdullah, Ahli Lembaga Pengarah Majlis Agama Islam KUIS Selangor Malaysia dalam kesempatan itu mengatakan, hubungan baik KUIS Selangor Malaysia dengan UAD sudah terjalin baik. “Kedua lembaga sudah terjalin baik untuk diteruskan misalnya dengan student exchange, kegiatan ilmiah lain,” ujarnya.
Selain itu, Dr Suryani selaku Ketua Jabatan Alquran dan Sunnah KUIS Malaysia mengatakan, tema-tema aktual tentang persoalan keislaman perlu dikaji agar bisa mengembalikan kejayaan Islam. Hal itu perlu pemikiran kritis. “FAI-UAD dan KUIS Selangor Malaysia bisa mengawali,” harapnya.(Jay)





Yogyakarta, 
Dalam rangkaian tersebut, di tempat berbeda dilakukan Joint International Seminar bertema: Islamic Studies Challenges and Prospects atau Tantangan dan Peluang Studi Islam di kampus 4 Ringroad Selatan. Seminar menghadirkan narasumber Prof Dr Norhaiyati Abdul Muin (UiTM), Dr Yoyo MA (Kaprodi Sastra Arab FAIUAD) dan Hanifah Salsabila M.Pd. dengan moderator Arif Rahman M.Pd.I. Norhaiyati melakukan presentasi hasil penelitian, perempuan di Kelantan Malaysia kebanyakan berdagang bernaga dibandingkan pria. Berdagang sebagai bentuk amalan agama Islam untuk bertawakal. Sementara Yoyo mengupas ujaran kebencian di media online dikaitkan ajaran agama serta Hanifah Salsabila mengamati fenomena siswa/santri tinggal di pondok pesantren dalam era industn digital 4.0.

