FAI Kirimkan Dosen ke Malaysia untuk Studi Doktoral

Yogyakarta, FAI TERKINI – Sebanyak lima orang dosen dari Fakultas Agama Islam berangkat ke Malaysia untuk melanjutkan studi lanjut program doktoral di KUIS University. Program studi lanjut ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara FAI UAD dengan KUIS University Malaysia beberapa waktu lalu ketika tim FAI menyambangi KUIS University.
Kelima dosen tersebut merupakan dosen dari beberapa program studi yang ada di Fakultas Agama Islam, diantaranya adalah Ibu Ferawati dan Bapak Thontowi dari Prodi BSA, Bapak Rahmadi dari prodi Ilha, serta Bapak Pambudi dan Pribawa dari prodi PBS. Keberangkatan kelima dosen tersebut diantarkan langsung oleh Dekan FAI Bapak Dr. Nur Kholis, M.Ag.

Pengiriman dosen untuk melakukan studi lanjut di luar negeri merupakan salah satu upaya dalam peningkatan mutu tenaga pendidik yang berada di lingkungan FAI. Tentunya hal tersebut akan menunjang kualitas dari peserta didik lulusan Fakultas Agama Islam. Kedepannya, FAI menargetkan bahwa semua dosen yang menjadi pengajar harus menempuh pendidikan doktoral. Semoga Allah memudahkan jalan dan langkah kami dalam segala upaya peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan UAD tercinta.



Yogyakarta, 
Dalam rangkaian tersebut, di tempat berbeda dilakukan Joint International Seminar bertema: Islamic Studies Challenges and Prospects atau Tantangan dan Peluang Studi Islam di kampus 4 Ringroad Selatan. Seminar menghadirkan narasumber Prof Dr Norhaiyati Abdul Muin (UiTM), Dr Yoyo MA (Kaprodi Sastra Arab FAIUAD) dan Hanifah Salsabila M.Pd. dengan moderator Arif Rahman M.Pd.I. Norhaiyati melakukan presentasi hasil penelitian, perempuan di Kelantan Malaysia kebanyakan berdagang bernaga dibandingkan pria. Berdagang sebagai bentuk amalan agama Islam untuk bertawakal. Sementara Yoyo mengupas ujaran kebencian di media online dikaitkan ajaran agama serta Hanifah Salsabila mengamati fenomena siswa/santri tinggal di pondok pesantren dalam era industn digital 4.0.




