Posts
Prodi BSA FAI Sukseskan Arabic World Festival #4
/in Prestasi /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – Arabic World Festival (AWFest) merupakan ajang perlombaan yang berstandar nasional, yang dilaksanakan di aula Islamic center Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. AWFest UAD mengangkat tema besar “Millenial Inspiratif dan Eksistensi Bahasa Arab dalam Peradaban Intelektual“, dengan pokok perlombaan menggunakan bahasa Arab guna melatih meningkatkan kualitas sdm khususnya dalam kebahasaraban. Adapun beberapa cabang lomba di tingkat mahasiswa antaranya Ghina Arobi, Pidato Bahasa Arab, dan Baca Berita Arab. Adapun untuk tingkat siswa yaitu, Puisi Arab dan Pidato Arab saja.
Serangkaian agenda AWFest diawali dengan opening ceremony yang disematkan dengan Pemukulan gong yang dilakukan oleh ketua program studi bahasa dan sastra Arab Dr. Yoyo M.A beserta jajaranya dan disaksikan secara online oleh Dr. Nur Kholis S.Ag,.M.Ag selaku Dekan Fakultas Agama Islam Universtas Ahmad Dahlan dan para peserta dari berbagai daerah dan luar negeri. Adapun penampilan parade bendera dengan beberapa bendera dari Timur Tengah. Tak hanya itu, dalam acara ini panitia mempersembahkan hiburan menyanyi Arab yang dibawakan oleh Royan Masdaudi dan Adinda Nur Fitriyah dengan judul lagu Ghanili.
Seminar Nasional yang diadakan dengan tema “Eksistensi bahasa Arab dalam Mencetak Generasi Millenial yang Inspiratif dalam Membangun Peradaban Intelektual” menjadi perhatian bagi para peserta. Seminar tersebut diisi oleh dua pemateri hebat, yaitu Fikri Dienan Assidiqi Ketua Umum PPI UEA Dubai. Disambung dengan pemateri kedua yaitu Syauqi Arinal Haq,.Lc sebagai Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Federal Kazan. Setelah seminar nasional berlangsung dilanjutkan dengan technical meeting yang di hadiri oleh perwakilan dari tiap – tiap kontingen dan dari beberapa peserta perorangan. Terdiri dari: MAN 2 Kulon Progo, SMA Al Wildan Islamic School Tangerang, SMA Mubarrakul Ulum, MA Ibnul Qoyyim, MA Jamilurrahman, MA Al Mu’min, MA 3 Tasikmalaya, PP Annuqoyah Latte, Universitas Pancasila, UIN RSM Surakarta, Universitas Islam, IAIN Palangkaraya, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Merdeka Malang, IIQ An-Nur Pendowoharjo, Institut Islam Cipasung, UIN Sunan Gunung Djati, UNJ, Universitas Sumatera Utara, IAIN Pekalongan, dan Universitas Malasiya.
Setelah seminar berlangsung dilanjutkan dengan pelaksanaan beberapa cabang lomba, sementara Sebagian lomba lainnya dilaksanakan pada hari terakhir sebelum penutupan acara AWFest, hari tersebut menjadi puncak acara dengan pengumuman para juara dari masing-masing cabang lomba, dan peraih lomba umum AWFest #4 2021. Puji syukur karena rangkaiaan acara AWFest dapat berjalan dengan baik hingga akhir penutupan.
Menjadi Akademisi Religius, BEM FAI Adakan Mabit LSO AKHILLA
/in Berita Nasional /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – 24 Oktober 2021 M/17 Rabi’ul Awwal H, LSO Akhilla melalui Departemen Keagamaan BEM FAI melaksanakan pertemuan kader LSO Akhilla. Kegiatan yang dilaksanakan 2 hari yang berlangsung mulai 23-24 Oktober 2021 di Masjid Mutohirin Yogyakarta. Dalam acara tersebut Ketua dan Anggota BEM FAI beserta Demisioner LSO Akhilla turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam rangka menyambut kader dan mempererat tali ukhwah Islamiyah, LSO Akhilla menyusun kegiatan sedemikian rupa. Hari pertama dengan rangkaian acara penyambutan, pengenalan LSO Akhilla, Kajian untuk meningkatkan Taqwa, Kalsikal Juz 30,mentoring dan muhasabah diri atau malam renungan. Hari kedua dengan rangkaian acara kultum, outbond dan penutupan.
Selain menyambut dan mengenalkan LSO AKHILLA kepada para mahasiswa/wi Fakultas Agama Islam, tujuan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) ini juga untuk mempromosikan kegiatan yang ada di LSO AKHILLA itu sendiri dan memberdayakan mahasiswa/wi dalam kegiatan LSO AKHILLA untuk turun di rana masyarakat baik itu mengajar TPA,ataupun kegiatan lainnya. Hal itu juga untuk melatih dan menyiapkan mahasiswa/wi yang ada di FAI untuk menjadi seorang pendidik di masa yang akan datang baik itu guru sekolah ataupun guru di pondok pesantren
Menjadi Akademisi Religius, BEM FAI Adakan Mabit LSO AKHILLA
/in Berita Nasional /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – 24 Oktober 2021 M/17 Rabi’ul Awwal H, LSO Akhilla melalui Departemen Keagamaan BEM FAI melaksanakan pertemuan kader LSO Akhilla. Kegiatan yang dilaksanakan 2 hari yang berlangsung mulai 23-24 Oktober 2021 di Masjid Mutohirin Yogyakarta. Dalam acara tersebut Ketua dan Anggota BEM FAI beserta Demisioner LSO Akhilla turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam rangka menyambut kader dan mempererat tali ukhwah Islamiyah, LSO Akhilla menyusun kegiatan sedemikian rupa. Hari pertama dengan rangkaian acara penyambutan, pengenalan LSO Akhilla, Kajian untuk meningkatkan Taqwa, Kalsikal Juz 30,mentoring dan muhasabah diri atau malam renungan. Hari kedua dengan rangkaian acara kultum, outbond dan penutupan.
Selain menyambut dan mengenalkan LSO AKHILLA kepada para mahasiswa/wi Fakultas Agama Islam, tujuan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) ini juga untuk mempromosikan kegiatan yang ada di LSO AKHILLA itu sendiri dan memberdayakan mahasiswa/wi dalam kegiatan LSO AKHILLA untuk turun di rana masyarakat baik itu mengajar TPA,ataupun kegiatan lainnya. Hal itu juga untuk melatih dan menyiapkan mahasiswa/wi yang ada di FAI untuk menjadi seorang pendidik di masa yang akan datang baik itu guru sekolah ataupun guru di pondok pesantren
Info Admisi: Pilmapres UAD 2021
/in Pengumuman Fakultas /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – Kami sampaikan pengumuman kepada mahasiswa aktif, bahwa Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan akan menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat UAD Tahun Akademik 2021/2022, dalam rangka Milad UAD ke-61 serta menghadapi Pemilihan PILMAPRES tingkat Wilayah dan Nasional Tahun 2022.
Adapun ketentuan seleksi Pilmapres adalah sebegai berikut :
PERSYARATAN CALON PILMAPRES
- Mahasiswa aktif UAD semester 3 atau 5 (dibuktikan dengan fotokopi KTM) dan berusia maksimal 22 tahun pada 1 Januari 2022 yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- IPK minimal 3,50 (dibuktikan dengan Transkrip Akademik)
- Unduh dan mengisi Form Biodata terlampir
- Membuat Karya Tulis Ilmiah yang belum dipublikasikan/diikutsertakan pada lomba. Penulisan Karya Tulis Ilmiah sesuai panduan terlampir
- Aktif mengikuti kegiatan ekstra/intrakurikuler (ditunjukkan dengan sertifikat/piagam/surat keterangan/surat keputusan).
- Diutamakan memiliki prestasi di tingkat internasional/nasional.
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif dan pasif.
- Memiliki kepribadian yang baik (dengan surat keterangan dari Fakultas).
- Pengumpulan berkas ke Fakultas selambat-lambatnya tanggal 20 November 2021
TATAKALA PEMILIHAN PILMAPRES TINGKAT UAD 2021/2022


HADIAH BAGI PEMENANG
Juara I : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp 1.500.00
Juara II : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp 1.000.000
Juara III : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp 750.000
Peringkat IV s.d. XXXV : Piagam Finalis Tingkat Universitas, Uang Pembinaan Rp 200.000
sumber: https://bimawa.uad.ac.id/
Sepakati Kolaborasi Publikasi, FAI UAD dan FEBI IAIN Pekalongan Tandatangani MoU
/in Agenda Prodi, Berita Nasional /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (FAI UAD) menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pekalongan pada hari Jumat (22/10) dalam rangka mempererat hubungan sekaligus studi banding pengelolaan fakultas & jurusan serta kesepakatan berbagai kerjasama.
Pertemuan yang berlangsung di ruang pertemuan FAI Kampus 4 UAD Yogyakarta tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pekalongan Dr. H. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H. dan Wakil Dekan 1 Dr. M. Khafidz Ma’sum, M.Ag. Selain perwakilan fakultas, juga hadir Ketua Jurusan Perbankan Syariah Muhammad Shultoni M.S.I., Ph.D., dan Sekretaris Jurusan Perbankan Syariah Drajat Stiawan, M.Si. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pekalongan. Sedangkan dari pihak FAI UAD dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan, serta Kaprodi dan Sekprodi dari program studi perbankan syariah.
Pertemuan yang berlangsung secara sederhana namun hangat ini diawali dengan sambutan yang diberikan oleh Dekan FAI UAD, Dr. Nur Kholis, M.Ag., yang dilanjutkan oleh sambutan dari Dekan FEBI IAIN Pekalongan Dr. H. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H. Dalam sambutannya, kedua pimpinan Fakultas ini menyatakan hal yang senada, yaitu pentingnya mempererat silaturahmi dan juga kerja sama dalam bidang publikasi baik antar dosen maupun mahasiswa. Publikasi yang menjadi bagian penting dari kemajuan di pendidikan tinggi tidak boleh dianggap hanya sebagai formalitas belaka, namun harus menjadi landasan bagi setiap akademisi.
Adapun beberapa Poin penting dari pertemuan ini yaitu rencana kerja sama dalam penulisan bersama book chapter, pengelolaan jurnal baik sebagai reviewer maupun kontributor, kerja riset bersama, serta publikasi artikel mahasiswa dan dosen pada jurnal di dua prodi tersebut. Pembahasan kerja sama ini sekaligus dikuatkan dengan penandatangan MoU oleh kedua pihak.
Prodi Ilmu Hadis Kaji Hadis Menurut Ulama’ Madzhab dan Ormas Islam
/in Berita Nasional /by niksalsabiila
Yogyakarta, FAI TERKINI – Program Studi Ilmu Hadis menyelenggarakan kuliah umum pada Sabtu, 16 Oktober 2021 yang diikuti oleh seluruh mahasiswa ilmu Hadis. Ustadz Jannatul Husna, Ph.D selaku ketua Program studi ilmu hadis mengawali sambutan dengan penuh syukur karena alhamdulillah bisa menyelenggarakan kuliah umum yang sudah rutin dilaksanakan sejak lima tahun lalu. Pada kuliah umum kali ini mendatangkan pemateri ustadz Dr Mohd Khafidz Soroni yang merupakan dosen Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS) Malaysia dan ustadz Dr Nur Kholis, M. Ag.
Tema yang diangkat pada kuliah umum kali ini adalah Kajian Hadis menurut Ulama Mazhab dan Ormas islam. Tema ini menjadi kajian penting terutama bagi mahasiswa ilmu hadis agar bisa memaksimalkan kajian keilmuan hadis kepada pemateri kita kali ini yakni ustadz Dr Mohd Khafidz Soroni dan ustadz Dr Nur Kholis, M. Ag yang merupakan pakar kajian kelimuan ini.
Ustadz Dr Mohd Khafidz Soroni menyampaikan materi dengan judul tradisi pengajian hadis dalam mazhab Hanafi dan mazhab Syafi’i. Menurut beliau kajian ilmu hadis memang sudah menjadi kajian yang marak di Timur Tengah. Namun di Malaysia dan Indonesia masih menjadi kajian yang jarang dan langka. Mazhab Syafi’i dan Hanafi adalah dua mazhab yang banyak memberi warna kepada pembentukkan teori dalam bidang hadis dan fiqh. Perselisihan pendapat diantara para ulama tidak dapat dielakkan, namun dibalik perbedaan pendapat ada adab dan semangat toleransi. Penyusunan ulum al hadis oleh ulama Hanafi terdapat 36 karya. Sedangkan pada mazhab Syafi’i terdapat enam karya.
Ustadz dr Nur Kholis sebagai dekan sekaligus pemateri yang kedua, beliau menyampaikan tentang kajian hadis menurut Ormas islam khususnya pada muhammadiyah. Perkembangan studi hadis di Indonesia turut dipengaruhi dengan adanya ormas Islam di Indonesia. Dari berbagai Ormas Islam terdapat perbedaan perspektif. Di Muhammadiyah hadis memiliki posisi yang penting setelah al Qur’an sebagai asas yang mendasari pergerakan muhammadiyah. Bahkan menjadi bahasan formal dalam Anggaran Dasar Muhammadiyah dan menjadi semboyan bahwa dalam Muhammadiyah segala sesuatu itu merujuk kepada al Qur’an dan As Sunnah maqbulah. Bahkan al Qur’an dan hadis ini menjadi kajian tidak hanya di majelis tarjih saja, namun juga menjadi kajian dalam setiap lembaga pendidikan amal usaha Muhammadiyah. Muhammadiyah tidak menjadikan satu mazhab sebagai pegangan dalam menentukan hukum, namun Muhammadiyah merujuk terhadap al Qur’an dan hadis. “Implementasi dari konseptualisasi Hadis dan Pemahaman di Muhammadiyah dilaksanakan melalui proses ijtihad Jama’iy (kerja ijtihad kolektif) yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid sebagai unsur organisasi di Muhammadiyah yang berfungsi membidangi masalah keagamaan,” ungkap ustadz Nur Kholis.
Majelis tarjih tidak anti kritik, justru majelis tarjih tidak menyalahkan golongan lain yang berbeda pandangan bahkan secara terbuka mendengar pandangan dari berbagai golongan asal tidak bertentangan dengan al Qur’an dan hadis sebagai landasan utama. Di akhir sesi, Ust hafidz berpesan kepada seluruh mahasiswa ilmu hadis bahwasanya Allah memperindah diri seseorang yang mempelajari hadis, mendengar, dan orang yang menyampaikan hadis. Bahwa wajah ahli hadis mereka berseri-seri
Info Admisi: Aturan Ajuan Pengesahan (terbaru)
/in Pengumuman Fakultas /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – Diumumkan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan, bahwa untuk menjaga ketertiban administrasi dalam permohonan tanda tangan Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Agama Islam, dengan ini Dekan FAI Universitas Ahmad Dahlan mengumumkan hal-hal sebagai berikut:
- Mahasiswa yang akan meminta pengesahan Dekan atau Wakil Dekan, tidak diperkenankan meminta langsung ke Dekan atau Wakil Dekan.
- Semua pengesahan Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Agama Islam melalui kantor TU.
- Permohonan pengesahan secara online melalui laman [Pengajuan Pengesahan Online].
- Permohonan pengesahan secara offline bisa langsung datang ke kantor TU FAI pada jam kerja : Senin – Kamis : 08.00 – 14.00, Jum’at : 08.00 – 11.00, Sabtu : 08.00 – 12.00.
- Segala bentuk pemalsuan tanda tangan akan ditindak sesuai dengan ketentuan.
Demikian pengumuman ini disampaikan, untuk menjadi perhatian. Pengumuman selengkapnya dapat diunduh [di sini].

Lestarikan Budaya, IMM FAI Adakan Pelatihan Membatik
/in Berita Nasional /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – Dalam rangka mempertingati hari “Batik Nasional” Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan menghadirkan acara berupa “Pelatihan Membatik”. Acara ini diselenggarakan selama dua hari pada hari sabtu dan minggu (2 s.d 3 Oktober 2021) pada pukul 08.00-15.00 WIB bertempat di SD Muhammadiyah 4 Nitikan. “Selain bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia, acara ini juga hadir dalam rangka membekali para peserta untuk mempunyai kemampuan yang bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan”, sebagaimana yang disampaikan oleh ketua panitia Oqy Andaresta. Acara ini dimeriahkan oleh peserta sebanyak 20 orang dikarenakan memang perlunya dalam menerapkan protokol kesehtaan.
Batik berasal dari bahasa jawa yang terdiri dari dua kata yaitu “amba” yang artinya lebar atau luas yang merujuk pada kain dan “nitik” yang artinya memberi titik untuk membuat suatu pola. Kegiatan ini bukan hanya tentang sekedar memeriahkan euforia pada hari “Batik Nasional” semata, tetapi untuk memantik dan mengingatkan kita semua khususnya para pemuda bahwa ada budaya yang harus kita lestarikan bukan hanya batik tetapi budaya Indonesia pada umumnya, kata Ahmad Teguh Budiman selaku Ketua Umum IMM FAI UAD pada sesi sambutan.
“Kegiatan yang diselenggarakan oleh PK IMM FAI UAD merupakan kegiatan yang out of the box, berbeda dari kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh komisariat lain. Maka hal ini perlu di tingkatkan dan bisa dilanjutkan walau sudah pergantian kepengurusan”, kata Hasnan Nahar, M.Ag selaku pembina IMM FAI UAD dalam sambutannya melalui rekaman vidio dikarenakan sedang melanjutkan studi S3 di Turki. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Nur Kholis, M.Ag beliau berpesan “bahwa kegiatan seperti ini harus bersifat berkelanjutan karena untuk membentuk kemampuan dalam membatik tidak hanya bisa satu atau dua kali pertemuan saja, membatik juga bukan hanya sekedar membentuk suatu pola biasa, tetapi ada filosfi yang dibangun sehingga terdapat pesan yang disampaikan dalam setiap goresannya”. Pelatihan membatik pada kesempatan kali ini diisi oleh Bu Sri Rumayati Hardjito selaku Founder & Owner Roemah Djoempetan Srihadi.
Kreasi dalam membatik bukan hanya tentang motif yang beraneka ragam namun dalam teknik pembuatannya pun beraneka ragam. Ada teknik celup ikat yaitu pembuatan motif pada kain dengan cara mengikat sebagian kain, lalu dicelupkan dalam larutan pewarna setelah kain diangkat dari dalam larutan pewarna, ikatan pada kain dibuka sehingga bagian yang diikat tidak terkena warna dan membentuk suatu motif atau pola. Selanjutnya ada teknik canting tulis, teknik ini menggunakan alat yang disebut canting untuk menorehkan cairan malam atau lilin pada media kain. Teknik cap dilakukan layaknya stempel, cap ini dicelupkan pada cairan malam lalu untuk mengisi warna pada motif yang telah dibentuk pada cap. Teknik printing yaitu pembuatan batik melalui mesin dengan proses printing layaknya mencetak dokumen, file yang berisi motif batik disiapkan untuk proses printing menggunakan mesin dengan media kain. Ada teknik colet atau teknik melukis yaitu membentuk motif dengan mengoleskan pewarna kain menggunakan kuas. Dan pada pelatihan kali ini, teknik celup ikat atau jumputan-lah yang digunakan disatu sisi dikarenakan prosesnya yang mudah juga karena teknik ini terkenal di Daerah Istimewa Yogyakarta.

FAI UAD Bersama FORKOM PTKIS Yogyakarta Selenggarakan IWOS 2021
/in Berita Internasional /by niksalsabiilaYogyakarta, FAI TERKINI – Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (FAI UAD) berkolaborasi dengan kampus-kampus mitra yang berada di bawah naungan Forum Komunikasi PTKIS wilayah Yogyakarta menyelenggarakan International Seminar (Islam in Word Perspectives Symposium) atau IWOS, Rabu (29/9/2021). Ketua Panitia Zalik Nuryana, M.Pd.I. menjelaskan Iwos merupakan kegiatan tahunan yang ditujukan kepada dosen dan mahasiswa dalam rangka Milad FAI UAD ke-25. Tema yang diangkat tahun ini yaitu ‘Contemporary Islamic Studies on Digital Era : Multidiciplinary Approaches’.
Dr. H. Nur Kholis M.Ag., selaku Dekan FAI-UAD sekaligus ketua Forkom PTKIS Wilayah Yogyakarta mengatakan, karena situasi pandemi belum usai maka kegiatan diselenggarakan secara daring disiarkan langsung melalui Zoom Meeting dan Kanal Youtube resmi dari UAD juga FAI UAD. Seminar diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dosen dan juga mahasiswa dari berbagai kampus yang berada di bawah naungan Forum Komunikasi PTKIS . “Ada pula dari kampus luar yaitu dari Universitas Al-Azhar Mesir dan Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS) Malaysia,” ujarnya
Menurut Nur Kholis, seminar internasional bertujuan untuk mempertemukan para ilmuwan akademis, peneliti, ilmuwan penelitian terkemuka untuk bertukar dan berbagi pengalaman dan hasil penelitian mereka tertutama dalam bidang Studi Islam. IWOS juga menyediakan platform interdisipliner utama bagi para peneliti, praktisi, pendidik untuk mempresentasikan dan mendiskusikan inovasi, tren, dan isu kekinian serta tantangan praktis yang dihadapi juga bagaiamana solusinya pada bidang Studi Islam.
Seminar dibuka Wakil Rektor UAD Bidang Akademik Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D., dilanutkan pembacaan doa oleh Anhar Anshori, M.Si., Ph.D. Seminar menghadirkan pembicara Dr. HE Abdulghani Nassr Ali Al Shamiri (Duta Besar Yaman untuk Indonesia), Dr. H. Nur Kholis MAg (Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan).
Nur Kholis dalam kesempatan itu membahas tentang perkembangan objektif kajian hadis di Indonesia. Dalam sejarah perkembangan kajian hadis di Indonesia, peran Muhammadiyah sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia sangatlah besar. “Muhammadiyah menempatkan hadis sebagai pondasi gerakan dakwahnya. sehingga kajian-kajian hadis menjadi agenda penting yang dilakukan secara terus menerus,” ucapnya.
Seminar juga menghadirkan Dr. Nahlah As-Sho’idi (Dosen Universitas Al-Azhar Mesir), Dr. Nor Hakimah Haji Mohd Nor (Senior Lecturer, Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS) Malaysia. Seminar internasional ini dimoderatori Fitria Sari Yuniati S.S. MHum.


Kampus 4 (Kampus Utama)
Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : fai[at]uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960













