Tim ADSEF PBS Raih Best Presentation dalam Call for Paper Islamic Bank Festival
Yogyakarta, FAI TERKINI – Pada event kali ini, yaitu CALL FOR PAPER ISLAMIC BANK FESTIVAL 2021, Tim ADSEF mewakili Universitas Ahmad Dahlan memenangkan perlombaan pada kategori Best Presentation. Team ADSEF terdiri dari 3 orang, yakni Muhammad Fauzi Abdullah mahasiswa angkatan 2019, beserta 2 mahasiswa lainnya, yakni Ajeng Putri Mahendra angkatan 2019 dan Cahyannisa Pertiwi angkatan 2020. Pada event ini, Tim ADSEF mengangkat paper dengan judul “Perbandingan Profitabilitas Perbankan Syariah Indonesia dan Malaysia di masa Pandemi Covid-19”. Judul tersebut mereka dapat setelah menghubungi Mba Alsel dari angkatan 2018 dan Dosen Pak Rofiul untuk meminta bimbingan tentang pengambilan judul.
Awal riset dimulai dengan membentuk kelompok dari tanggal 4 November dan riset dimulai pada tanggal 9 November. Semuanya diawali dengan mencari jurnal yang berkaitan atau menyinggung judul yang mereka ambil. Menurut mereka, hal menarik dari paper itu adalah membuat orang-orang bisa mendapatkan informasi tentang perbandingan kinerja dari dua Negara, yakni Indonesia dan Malaysia, serta memhami tentang ROA dan ROE.
Saat presentasi hanya diberi waktu 10 menit untuk pemaparan, namun Tim ADSEF hanya membutuhkan 6 menit untuk memaparkan materi dan 10 menitnya digunakan untuk tanya jawab dari juri. Pertanyaan yang diajukan oleh para dewan juri ini cukup sulit menurut mereka, namun tetap optimis menjawab sesuai dengan penelitian, literasi, dan pemahaman yang mereka punya. Harapan Tim ADSEF untuk kedepannya yaitu, semoga bisa lebih baik lagi dalam melakukan penelitian, aktif mengikuti event-event yang ada dengan optimis, dan menjadi juara

















Yogyakarta, FAI TERKINI – Kegiatan Kelas Eksekutif yang diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober 2021 dan 24 Oktober 2021 telah berhasil dilaksanakan. Program kerja Departemen Dalam Negeri dengan tema “Rekonstruksi Trias Politika Wujudkan Pemerintahan Mahasiswa yang Dinamis” bertujuan untuk memulihkan sistem pemerintahan mahasiswa yang sesuai dengan semestinya dan ideal khususnya serta memiliki cara pandang dari berbagai perspektif sehingga mahasiswa dapat mewujudkan pemerintahan yang dinamis, yaitu terus berubah aktif mengikuti berbagai perkembangan yang terus terjadi. Kegiatan Kelas Eksekutif ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan media zoom meeting dan juga live streaming YouTube BEM FAI UAD.
Pada hari kedua (10/24) Kelas Eksekutif dipandu oleh M Shahih Burhan selaku moderator dengan mengangkat judul “Pemerintahan Mahasiswa”. Pada sesi kedua ini, kelas eksekutif hanya diperuntukkan bagi anggota Organisasi Mahasiswa saja mengingat tujuan dari kelas eksekutif sendiri yaitu memberikan pegangan bagi mahasiswa ormawa dalam menjalankan pemerintahan mahasiswa yang dinamis. Narasumber yang mengisi pada hari kedua ini adalah Hasbi Assidiqi, S.Ag selaku Gubernur Badan Eksekutif Mahasiwa periode 2017/2018. Menurt beliau, pemerintahan mahasiswa yang ideal akan terwujud apabila dibangun oleh mahasiswa organisatoris yang mampu melihat realitas dengan berbagai perubahan yang ada, mengadakan kegiatan yang testruktur, terukur, dan sistematis. “Menjadi mahasiswa yang mengikuti organisasi mahasiswa itu tidak mudah, harus bisa mengukur, memprediksi, dan menilai realitas saat ini. Pegangan yang paling penting adalah optimis dan komitmen, tidak boleh ditinggalkan” tegas beliau. Penjelasan mengenai realitas mahasiswa saat ini dideskripsikan secara meluas dan mendalam oleh pemateri yang mampu memberikan gambaran dan pegangan mahasiswa ormawa dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.