Dr. Wahyudin Berikan 5 Kiat Jitu Menulis Artikel Ilmiah untuk Mahasiswa FAI
Yogyakarta, FAI TERKINI – Trend menulis artikel yang luncurkan Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung. Dr.Wahyudin Darmalaksana, M.Ag untuk meraih sarjana (SI) dengan Sidang Artikel Ilmiah kian digandrungi mahasiswa. Bahkan, dijadikan Model keren teranyar di era digital ini. Data terungkap perkembangannya menulis artikel mahasiswa terus meningkat. Dengan mengampu tiga mata kuliah sudah sukses membawa 90 paper mahasiswa ikut presentasi di konferensi 2020. Kiat Menulis Artikel Ilmiah lebih lengkapnya akan diurai dan dibahas secara detail oleh Wahyudin lewat Webinar Dengan Thema” kiat Melejitkan Publikasi Dosen dan Mahasiswa” yang akan digelar Kamis,17/12/2020.
Menurut Wahyudin, Saat ini, menulis artikel ilmiah kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi tantangan. Sepertinya tidak ada jalan untuk menghindar dari tantangan ini kecuali eksekusi. Lepas dari itu, Lanjut Yudi (sapaan akrabnya) paling tidak ada lima tahap latihan penulisan artikel ilmiah untuk mahasiswa. Pertama, latih mahasiswa penggunaan aplikasi references. Kedua, kenalkan panduan penulisan artikel. Ketiga, mulai latihan menulis per paragraph. Keempat, lakukan reviu dan feedback (umpan balik). Kelima, latihan login dan submission.
“Lima tahap ini terbukti efektif, sukses, dan berhasil. Untuk harapan bersama silakan eksekusi.” Kata Yudi yang juga inisiator terbentuknya Kelas Menulis UIN Bandung. Adapun suplemen materi melejitkan publikasi untuk dosen dan mahasiswa dapat disaksikan melalui tautan berikut:
Kiat Melejitkan Publikasi bagi Dosen dan Mahasiswa



Pelaksanaan sistem mutu di Universitas Ahmad Dahlan diwujudkan dengan menyusun dokumentasi proses bisnis yang merupakan pembakuan prosedur-prosedur operasional aktivitas akademis SOP (Standard Operating Procedure). Struktur dokumen mutu mencakup: Manual Mutu, Rencana Mutu, Wewenang dan Tanggung Jawab, Istruksi Kerja dan Formulir. Dengan adanya AMI ini maka semua aktifitas akan diketahui dan dipantau sejauh mana efisiensi SOP yang di jalankan oleh masing-masing penangung jawab yang ada di setiap Program Studi. AMI dilakukan oleh auditor -auditor yang terlatih dan dikelola oleh Komisi Audit terpusat pada tingkat Universitas Ahmad Dahlan dan di bawah Badan Penjaminan Mutu (BPM). Tim AMI terdiri dari beberapa orang auditor untuk melaksanakan tugas audit sebuah unit atau program studi pada jadwal yang sudah dtentukan.
Acara ini dibuka dengan kegiatan membaca ayat suci Alquran, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan materi dari narasumber. Dalam sambutannya, Farid Setiawan, selaku ketua program studi PAI menyampaikan bahwa pendidikan agama saat ini bisa diterapkan secara fungsional, sehingga arahnya bukan hanya semata-mata untuk aspek pengetahuan, tapi juga untuk afektif dan jadi penggerak aktivitas manusia. sedangkan Nur Kholis, Dekan FAI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah telah melakuka lompatan dalam peningkatan sumber daya insani berkemajuan. Sejak lama muhammadiyah sudah melakukan pendidikan berkonsep modern antara pendidikan islam dengan umum serta mengintegrasikan pendidikan di sekolah dengan keluarga dan massyarakat. Oleh karena itu, diharapkan tidak ada lulusan pendidikan Muhammdiyah yang menjadi individualis.


