Workshop Metodologi Penelitian FAI-UAD dan IAIN Purwokerto Tandatangani MoU & MoA

Yogyakarta, FAI TERKINI – Dalam rangka meningkatkan kinerja Dosen di bidang penelitian, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto menyelenggarakan workshop metodologi penelitian pada 18 Februari 2021. Hadir sebagai narasumber adalah Dr. Suyadi, M.Pd.I (Kaprodi S2 PAI-FAI Universitas Ahmad Dahlan). Momentum tersebut dimanfaatkan oleh kedua belah pihak untuk menandatangani MoU dan MoA sekaligus sehingga kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan kolaborasi secara produktif.

Dr. H. Ansori, M.Ag (Kepala LPPM IAIN Purwokerto)  dalam pembukaannya menyebutkan bahwa riset harus menjadi tradisi bagi akademisi, terlebih lagi Dosen dan Peneliti di Lingkungan IAIN Purwokerto. Ia melanjutkan, bahwa selama ini institusi telah menyediakan anggaran penelitian namun serapannya kurang maksimal. Oleh karena itu, kinerja dosen di bidang penelitian harus ditingkatkan.

Dr. Suyadi, M.Pd.I dalam paparannya menyebutkan bahwa penelitian tidak boleh berhenti pada laporan, melainkan harus publikasi pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional bereputasi. Sangat disayangkan jika penelitian yang telah menghabiskan anggaran besar tetapi hasilnya tidak dapar mencerahkan masyarakat akademis seca luas. Oleh karena itu, ia menyarankan agar LPPM IAIN Purwokerto mengembangkan sistem manajemen riset da ri sekadar laporan penelitian menjadi publikasi. Dr. Suyadi, M.Pd.I juga berbagi pengalaman selama 3 tahun terakhir memperoleh hibah penelitian kompetitif nasional skema multi tahun (multi years) baik di bidang penelitian maupun pengabdian. Ia juga memaparkan bagaimana setiap hibah penelitian tidak hanya menghasilkan satu luaran atau publikasi namun juga luaran tambahan, seperti buku ajar dan Hak Kekayaan Intelektul. Wajar, dalam waktu 3 tahun Ia memperoleh 96 Hak Kekayaan Intelektual dan penulis pertama pada lebih dari 30 Publikasi pada jurnal nasional terakreditasi (Sinta 1-2) serta jurnal internasional bereputasi International Journal of Disaster Risk Reduction (IJDRR), terindek Scopus,  Q1 dengan SJR 0,964 dan berimpack factor sangat tinggi yakni 0,3275 (https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101848).

Di akhir acara, Kepala LPPM IAIN Purwokerto memberikan kenang-kenangan berupa Al-Qur’an Terjemahan Jawa Banyumasan. Dr. H. Ansori, M.Ag menjelaskan bahwa Al-Qur’an terjemahan Jawa Banyumasan merupakan kekayaan intektual Islam Nusantara yang menjadi Core Values IAIN Purwokerto. Menerima penghargaan tersebut, Dr. Suyadi, M.Pd.I mengucapkan terimkasih dan berharap semoga Al-Qur’an Terjemahan Jawa Banyumasan yang diterimanya menjadi simbol kolaborasi antara IAIN Purwokerto yang mengusung Islam nusantara dan FAI-UAD yang mengusung Islam berkemajuan.